logoccc.gif
Kenapa tiap individu manusia hanya bisa menyalahkan akhir-akhir ini? apakah ini tanda bahwa kita akan semakin berpikir aku, aku dan aku, apakah ada sekarang pemikiran tentang kehidupan hutan, pertikaian semakin meraja lela, negara yang dulunya tenang sekarang saling berebut kedudukan, negara yang dulunya kacau sekarang semakin tambah runyam da nggak jelas gimana mau penguasa dan rakyatnya, penguasa negara yang memerintah seenaknya sendiri, nggak mikir lagi kepentingan rakyatnya, hanya berpikir kehidupan hanya untuk sementara dan sementara itu pula mereka mencari kemakmuranya hanya untuk mereka sendiri tanpa memperhitungkan sisi-sisi lain yang ada pada kehidupan sosial, semua orang baik kaya, menengah, miskin berlandaskan kehidupan perekonomian yang sekarang semakin sulit, rakyat miskin bilang “sekarang ini apa apa mahal !” rakyat kayapun juga pada bilang kaya gitu ! trus apa yang bisa dilakukan sesamanya, memang mungkin tulisan ini hanya sebatas ungkapan/kritikan bagi mereka yang termakan kehidupan dunia, tapi sungguh tidak ada maksud seperti itu, dalam artikel ini pengenya semua aspek dan pembaca mulai berpikir bahwa kita tidak harus selamanya berpikir kehidupan ini hanya sementara, memang benar sementara namun jangan diartikan sempit trus kita harus semangat mengejar apa yang kita mau tanpa memperhatikan sekeliling kita, mari peduli terhadap sesama kita, mari menyadari bahwa sekaya-kayanya kita, kita ini tetap makhluk sosial. makasih buat mereka yang sudah rela meluangkan waktunya untuk mengajarkan sebagian ilmu yang dimilikinya untuk generasi masa depan, makasih pula buat mereka yang mau menyumbangkan pakaian dan makanan buat mereka juga yang nggak mampu, makasih terutama buat mereka yang mau berbagi makanan meskipun dalam kondisi susah. mari benahi diri kita masing-masing, aku, kamu, kami, kalian dan semua kita bisa wujudkan persatuan dan persaudaraan, kita sudah bosan perpecahan, kita sudah muak pertikaian, kita juga sudah muak deskriminasi. masi unjuk tangan bahwa kita generasi penerus yang bisa sejalan dengan agama, hukum dan kesadaran bersosial.