Updates from March, 2008 Hide threads | Keyboard Shortcuts

  • Berkenalan dengan Melankolis yang Sempurna 

    Hermawan Kurnianto 7:06 am on 12,March, 2008 Permalink | Reply

    EMOSI MELANKOLIS SEMPURNA

    * Mendalam dan penuh pikiran
    * Analitis
    * Serius dan tekun
    * Cenderung jenius
    * Berbakat dan kreatif
    * Artistik dan musikal
    * Filosofis dan puitis
    * Menghargai keindahan
    * Perasa terhadap orang lain
    * Suka berkorban
    * Penuh kesadaran
    * Idealis

    MELANKOLIS SEMPURNA SEBAGAI ORANGTUA

    * Menetapkan standar tinggi
    * Ingin segalanya dilakukan dengan benar
    * Menjaga rumah selalu rapi
    * Merapikan barang anak-anak
    * Mengorbankan keinginan sendiri untuk yang lain
    * Mendorong intelegensi dan bakat

    MELANKOLIS SEMPURNA DI PEKERJAAN

    * Berorientasi jadwal
    * Perfeksionis (standar tinggi)
    * Sadar perincian
    * Gigih dan cermat
    * Tertib dan terorganisasi
    * Teratur dan rapi
    * Ekonomis
    * Melihat masalah
    * Mendapat pemecahan kreatif
    * Perlu menyelesaikan apa yang dimulai
    * Suka diagram, grafik, bagan, dan daftar

    MELANKOLIS SEMPURNA SEBAGAI TEMAN

    * Hati-hati dalam berteman
    * Puas tinggal di latar belakang
    * Menghindari perhatian
    * Setia dan berbakti
    * Mau mendengarkan keluhan
    * Bisa memecahkan masalah orang lain
    * Sangat memperhatikan orang lain
    * Terharu oleh air mata penuh belas kasihan
    * Mencari teman hidup yang ideal

     
  • MELANKOLIS yang selalu rapi dan SANGGUINIS yang tidak perduli. 

    Hermawan Kurnianto 7:05 am on 12,March, 2008 Permalink | Reply

    Ketika buku personality plus kubaca halaman demi halaman, ternyata aku maupun adikku Ita dalam kehidupan sehari hari adalah jenis manusia yang didominasi oleh tipe manusia yang melankolis dan juga sekaligus si SANGGUINIS.

    Melankolis adalah tipe manusia yang selalu ingin segala hal itu dapat berjalan sebagaimana mestinya, segala kegiatan harus sesuai dengan jadwal dan rencana yang matang. Keteraturan, kepastian dan ketelitian. Tipe manusia ini paling tidak suka mendengar suatu kegagalan, apalagi kekagagalan itu terjadi karena kelalaian seseorang dan bukan karena suatu sebab yang tidak dapat ditolak.
    Bagaimana mungkin gagal kalau segala sesuatu sudah diperhitungkan matang matang, diatur jadwalnya dengan baik, segala hal telah disiapkan ternyata masih gagal juga atau memperoleh hasil yang sangat jauh dari harapan. Melankolis ini membuat adikku yang selalu ditunjuk untuk urusan kepanitiaan atau hal hal yang berhubungan dengan perencanaan kegiatan, membuat jadwal dan hal hal lain yang butuh ketelitian dan persiapan matang. Meski jauh dari seorang yang perfeksionis aku dan adikku selalu berprinsip jika bisa dapat hasil yang maksimal mengapa puas dengan keberhasilan setengah atau tidak maksimal. Dalam hal tertentu aku dan adikku mudah menjadi haru apalagi kalau sesuatu berjalan dengan tidak harmonis seperti harapan.

    Sebagai Sangguinis akan terasa kental dan tampak jelas bila kita berdua berada jauh dari rumah. Bawa adikku Ita kesuatu pusat keramaian atau tempat orang berhura hura seperti pesta pantai, atau pesta di pulau dengan holiday resort nya. Dijamin dalam 5 atau 10 menit ia bisa berbaur dengan orang orang asing disana dan seakan telah lama menjadi bagian dari orang orang yang looking for fun tersebut. Mungkin kalau bertemu Ita adikku ditempat formal, ia tampak sangat menjaga sikapnya, langkahnya dan cara bicaranya. Seakan ia adalah seorang yang sukar bergaul dengan baik dan menjaga jarak. Tapi kalau sudah berada ditempat hura hura dimana serasa dunia ini miliknya, Ia mungkin akan menjadi seorang dancing queen atau diva.

     
  • Sanguinis & Melankolis: Pasangan yang Bertolak Belakang 

    Hermawan Kurnianto 7:05 am on 12,March, 2008 Permalink | Reply

    Santoso dan Melani sudah berpacaran kurang lebih 1 tahun. Santoso sangat
    menyukai Melani. Santoso kagum pada Melani krn Melani seorang yg serius,
    mendalam, terorganisai, punya agenda harian dan skala-skala prioritas dalam
    kehidupannya. Begitu pula dengan Melani. Melani juga menyukai Santoso. Melani
    kagum akan kemampuan bicaranya, Santoso yang selalu ceria dan cepat mengambil
    keputusan. Joke-jokenya Santoso yang menyegarkan.

    Beberapa waktu kemudian, yakni 2 tahun setelah menikah, mulai kelihatan
    keretakan hubungan di antara mereka. Yg awalnya kagum, sekarang Santoso mulai
    bosan dengan daftar tugas pasangannya, sifat Melani yang suka mengkritik dan
    yang terlalu analitis. Begitu pula dengan Melani. Yg awalnya suka dengan
    kecerewetan Santoso, sekarang Melani mulai sebel melihat Santoso suka bicara
    sama siapa saja, panjang dan lamaaa, dan seringkali membesar-besarkan bahkan
    seringkali yg dibicarakannya terlalu over (tidak sesuai kenyataan). Joke-joke
    Santoso yg sering melecehkan Melani dan Santoso menceritakannya ke semua orang
    dengan enteng dan tertawa.

    Apa yg terjadi? Dua pasangan yg pada awalnya sepertinya cocok, saling kagum
    satu sama lain; mengapa sekarang saling bertolak belakang? Apakah Santoso atau
    Melani berubah setelah menikah?

    Tidak!!

    Melani masih tetap seperti dulu, yakni masih suka membuat agenda harian,
    tabel-tabel, menganalisa hal2 dan membuat planning-planning. Begitu pula dgn
    Santoso yakni masih suka berbicara sana sini, haha hihi sana sini, ceria
    senantiasa, di sini senang, di sana senang, dsb..
    Jadi boleh dibilang bahwa tidak ada perubahan karakter pada diri Melani &
    Santoso yang terlalu mencolok baik sebelum maupun sesudah menikah. Tetapi..
    justru inilah yang menjadi bumerang. Ketika kedua orang tersebut tidak berusaha
    saling menyesuaikan, tidak saling menutupi kelemahan-kelemahan pasangannya,
    tidak adanya saling pengertian, akan menyebabkan retaknya suatu rumah tangga.

    Ketika kekuatan menutupi kelemahan pasangan, kombinasinya sangat baik, tapi
    ketika kekuatan keduanya dibawa dan dipertemukan pada titik yang ekstrim,
    sering malah menjadi kelemahan.
    Kalau pasangan ini tidak siap menghadapi kelemahan-kelemahan ini, pernikahan
    mereka segera nadanya menjadi sumbang. Hal yg dulu dikagumi, bisa jadi
    mengesalkan kalau tidak mengerti.

    Ditinjau dari kepribadian/karakternya, Santoso bisa digolongkan ke dalam
    karakter SANGUINIS yang pada umumnya mempunyai:
    KEKUATAN:
    * Suka bicara
    * Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif
    * Antusias dan ekspresif
    * Ceria dan penuh rasa ingin tahu
    * Hidup di masa sekarang
    * Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
    * Berhati tulus dan kekanak-kanakan
    * Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
    * Umumnya hebat di permukaan
    * Mudah berteman dan menyukai orang lain
    * Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
    * Menyenangkan dan dicemburui orang lain
    * Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
    * Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
    * Menyukai hal-hal yang spontan

    KELEMAHAN:
    * Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
    * Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
    * Susah untuk diam
    * Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
    * Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
    * RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)
    * Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
    * Mudah berubah-ubah
    * Susah datang tepat waktu jam kantor
    * Prioritas kegiatan kacau
    * Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
    * Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
    * Egoistis
    * Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
    * Konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”.

    Sedangkan klo Melani bisa digolongkan ke dalam karakter MELANKOLIS yg pada
    umumnya mempunyai:
    KEKUATAN:
    * Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
    * Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
    * Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
    * Sensitif
    * Mau mengorbankan diri dan idealis
    * Standar tinggi dan perfeksionis
    * Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
    * Hemat
    * Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif)
    * Kalau sudah mulai, dituntaskan.
    * Berteman dengan hati-hati.
    * Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
    * Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
    * Sangat memperhatikan orang lain

    KELEMAHAN
    * Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
    * Mengingat yang negatif & pendendam
    * Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
    * Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
    * Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
    * Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (if..if..if..)
    * Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
    * Hidup berdasarkan definisi
    * Sulit bersosialisasi
    * Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya
    * Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
    * Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
    * Memerlukan persetujuan

    Dengan semakin menyadari kekuatan dan kelemahan diri sendiri dan juga kekuatan
    dan kelemahan pasangan, diharapkan bisa semakin mudah menjalin komunikasi yg
    lebih baik dan berpengertian. Dan tiap pribadi bisa mengoreksi diri sendiri dan
    mengembangkan karakter/kepribadian yg lebih baik.

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel